TANGGAP VIRUS CORONA (COVID 19)

Tambahsari, 21 Maret 2020

 

Corona Virus Disease 2019 atau disingkat COVID 19 adalah Penyakit Menular yng di sebabkan SARS-coV-2, salah satu jenis Corona Virus.  Penyakit ini menyebabkan Pandemi Corona Virus 2019-2020. Penderita COVID-19 dapat memiliki Gejala Demam, batuk, dan sesak nafas. Gejala Pilek, sakit tenggorokan dan bersin-bersin jarang ditemukan.

Innfeksi menyebar dari satu orang ke orang lain melalui percikan (droplet) dari saluran pernafasan yg sering di hasilkan saat batuk atau bersin. Waktu paparan virus hingga timbul gejala klinis berkisar 1-14 hari dengan rata-rata 5 hari.

Metode standart diagnosa adalah Uji Reaksi Berantai Polimerase transkripsi-balik (rRT-PCR) dari usap Nasofaring atau sampel Dahak dengan hasil dalam beberapa jam hingga 2 hari. Infeksi juga dapat di diagnosa dari kombinasi gejala, faktor resikodan pemindaian tomografi terkomputasi pada dada yang menunjukan Pneumonia. (wikipidia)

Kepastian Indonesia terkena Covid-19 bermula pada saat 2 Maret 2020 lalu Presiden Joko Widodo menyatakan ada 2 kasus positip terinfeksi Covid-19 di Depok yg diduga tertular dari warga Negara Jepang yang terbang dari Negara Malaysia. Pada Akhir pekan kedua kasus melonjak menjadi 117 Kasus. Per 18 Maret 2020 naik lagi mencapai 227 kasus. Per 19 Maret 2020 melompat menjadi 309 Kasus. Ada peningkatan  kasus 154 kali di bandingkan hari pertama kali di umumkan tanggal 2 Maret 2020. Masih ada 480 Pasien yang diawasi dan 976 orang terpantau terkait SARS-CoV-2 virus yang menyebabkan penyakit COVID-19. Angka-angka tersebut baru yang terlaporkan dan terdeteksi di laboratorium. Ada kemungkinan orang terinfeksi namun belum terdeteksi atau tidak melapor.

Pertumbuhan jumlah kasus COVID-19 tersebut memasuki eksponensial setelah sebelumnya memasuki fase penundaan yang tidak terditeksi. Pertumbuhan cepat serupa terjadi di Italia, Iran dan Korea Selatan. Dampaknya Rumah Sakit dan petugas Kesehatan kewalahan menangani ribuan pasien  yang butuh perawatan bersama. (kompas.com)

Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dengan indidkator PHBS ( Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) maka Pemerintah Indonesia dan Masyarakat wajib memotong laju pertumbuhan virus karena potensi penularan Virus Corona akan semakin meluas. Pencegahan Virus Corona bisa  di mulai dari diri sendir. Sesuai panduan WHO Menjaga Kesehatan Diri Sendiri dan Melindungi Keluarga serta Orang Lain dapat dilakukan dengan beberapa hal :

1. Cuci Tangan Pakai Sabun ( CTPS ) dengan benar sesering mungkin

2. Jaga Jarak setidaknya 1 meter

3. Hindari Menyentuh Mata Hidung dan Mulut

4. Jaga Etika saat anda batuk dan bersin (Tutuplah Mulut  dan Pakailah Masker)

5. Jika tidak enak badan dan memiliki faktor resiko tertular Covid-19 segera berobat berobat

6. Update informasi dan dan ikuti saran tenaga Medis

Sebelum Pemerintah mengumumkan adanya Lock Down dan Semoga Tidak Terjadi .

Tidak Larangan untuk Keluar Rumah akan tetapi pastikan diri anda :

1. Tidak Berusia lanjut (Lansia) karena rentan terhadap berbagai penyakit

2. Tidak sedang sakit  baik itu ringan, sedang maupun berat  karena Daya Tahan Tubuh sedang Menurun

3. Tidak sedang pulang dari tempat sumber Virus Corona

4. Selalu Cuci Tangan pakai sabun dengan benar

5. Jaga Kebersihan Diri Sendiri, Rumah dan sekitarnya

Setelah berusaha menjaga diri dilanjutkan Pasrah pada Kehendak Ilahi ..

#SALAM GERMAS#PHBS#CTPS#FKD#PKK#TAMBAHSARITERCINTA

 

 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*